Motogpdistro.Com
April 21, 2017 Valentino Rossi Dan Vinales Kompak, Keputusan Bos Yamaha Tepat Depak Lorenzo

Valentino Rossi Dan Vinales Kompak, Keputusan Bos Yamaha Tepat Depak Lorenzo

Manager Direktur Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis mengaku senang melihat Valentino Rossi dan Maverick Vinales kompak dan akur. Menurut Jarvis, atmosfer di garansi Yamaha menjadi lebih tenang dan sejuk semenjak kedatangan Vinales yang sekaligus kepergian Jorge Lorenzo pada akhir 2016 lalu.

“Kalian semua bisa melihat sekarang, kami beroperasi sebagai sebuah tim yang kompak dan bekerja sama. Hal tersebut tentu menciptakan kondisi garasi yang tenang karena tidak ada lagi polemik seperti yang pernah terjadi di musim musim lalu antara Rossi dan lorenzo. Saat ini kami punya pembalap baru  (Maverick Vinales) yang tidak pernah memiliki masalah dengan pembalap lain. Menurut saya, sejauh ini semua berjalan baik”, ucap Lin Jarvis yang dikutip dari Motorcyclenews.

Ketika Jorge Lorenzo masih terikat bersama Yamaha, kondisi garansi Yamaha selalu panas mengingat hubungannya dengan Valentino Rossi kurang akur selama satu dekade terakhir. Puncaknya terjadi pada 2015 lalu dimana Rossi menuduh Lorenzo bersekongkol dengan Marc Marquez untuk merebut gelar juara dunia.

Lin Jarvis mengakui bahwa Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, keduanya saling tidak suka satu sama lain. Sebagai Managing Director Tim Garpu Tala, Lin Jarvis berpendapat adanya perubahan komposisi duet pembalap musim ini membawa angin segar bagi seluruh tim Yamaha.

“Kami semua (bersama tim) merasa beruntung walaupun di masa lalu ada friksi antar kedua pembalap kami, namun seluruh kru berkerja secara kompak dan tetap bersatu. Itulah tradisi yang terus kami jaga selama bertahun tahun untuk mencegah terjadi perpecahan tim”, tutur Jarvis.

Pada gelaran MotoGP Qatar akhir Maret lalu, berturut-turut di lanjutkan di MotogGP Argentina Awal April lalu, kekompakan antara Valentino Rossi dan Maverick Vinales sangat jelas terlihat. Keduanya sepakat melakukan selebrasi unik dekat garis finish dimana akhirnya Vinales menjadi juara, sedangkan Rossi harus puas berada di posisi ke-3 di Qatar dan Kedua di Argentina.

Namun banyak pihak memprediksi hubungan harmonis antara Rossi – Vinales tidak akan berlangsung lama. Sejarah kembali terulang seperti halnya Rossi – Lorenzo, dimana baik antara Valentino Rossi maupun Maverick Vinales punya ambisi yang sama meraih gelar juara dunia MotoGP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *